6 Cara Menghilangkan Kebiasaan Gigit Kuku. Nggak Baik buat Kesehatanmu

menghilangkan-kebiasaan-gigit-kuku menghilangkan-kebiasaan-gigit-kuku

Berapa banyak anak kecil atau remaja yang suka gigit kuku? Mungkin, hampir setengah dari mereka punya kebiasaan buruk ini. Beberapa bahkan sudah beranjak dewasa dan paham bahayanya bagi kepulihan, tapi tetap nggak bisa berhenti. Kok bisa, ya?

Alasan di balik kebiasaan gigit kuku

Keberlimpahan orang menggigit kuku karena terbiasa, membukan karena dalil apa pun. Mereka melakukannya secara otomatis, tanpa disadari atau berpikir. Misalnya, ketika mereka bosan atau lapar. Tapi, ada juga, lo, yang gigit kuku karena merasa cemas, gugup, atau sedih. Jadi, menggigit kuku bisa menjadi tanda stres emosional atau mental.

Mengutip WebMD, belum ada penelitian yang menyatakan kalau kebiasaan ini adalah genetik. Meski begitu, anak-anak yang orang tuanya memiliki kebiasaan menggigit kuku cenderung ikut menggigit kuku mereka juga. Ini juga terjadi walaupun orang tuanya telah menghentikan kebiasaan buruk itu sebelum anak mereka lahir.

Bahaya menggigit kuku

Tanganmu yang dipakai untuk pegang ini-itu jadi sarang kuman, lo! Ditambah, mereka bersedia ngumpet di dalam kuku. Bayangkan sejorok apa saat kamu memasukkan jari ke mulut. Kamu akan jadi lebih mudah ngilu kalau sering menggigit kuku.

Selain itu, menggigit kuku berulang kali juga bisa melakukan kulit di sekitar kuku terasa perih dan merusak jaringan yang melakukan kuku tumbuh nggak beraturan. Saat tumbuh, kukumu akan terlihat aneh dan nggak beraturan karena keseringan digigit.

Terakhir, gigi dan rahangmu juga terpengaruh, lo! Gigimu bisa retak atau patah saat kamu menggigit kuku dan seiring durasi, menggigit kuku bahkan menyebabkan maluput rahang. Kamu pasti gak mau ini semua terjadi, kan? Makanya, yuk berhenti gigit kuku dengan 6 cara ini!

1. Potong kuku secara berkala

Kuku yang Kecil lebih susah diraih oleh gigi sehingga kamu mungkin nggak akan tertarik untuk menggigit kukumu. Kalau enggak ada kuku, apa yang mau digigit? Menggigit paksa kuku saat mereka masih Kecil dapat menyebabkan iritasi kulit, pendarahan, dan pertumbuhan kuku yang nggak semestinya.

2. Oleskan cat kuku yang pahit

Ada cat kuku terpilih dengan rasa pahit yang bisa kamu beli untuk dioleskan di kukumu. Formulanya memang aman untuk dimasukkan ke mulut, tapi rasanya yang nggak enak pasti membuat kamu berpikir dua kali sebelum menggigit kukumu.

3. Lakukan manicure secara rutin

Agak tidak murah , memang. Bagaimana pun, cara ini tetap membantu karena kamu akan mencoba mempertahankan kukumu. Iya, lah. Kamu sudah menghabiskan berlebihan uang dan giliran di salon kuku supaya mereka terlihat bagus. Kamu pasti nggak mau uangmu terbuang sia-sia, kan? Alternatif lain adalah dengan menutupi kukumu dengan selotip atau stiker atau memakai sarung tangan untuk mencegah gigitan.

4. Ganti dengan kebiasaan lain

Saat kamu merasa ingin menggigit kuku, cobalah cari aktivitas lain yang melakukan tangan atau mulutmu sibuk. Dengan cara ini, kamu bisa mengganti kebiasaan menggigit kukumu dengan kebiasaan lain yang lebih waras. Misalnya, kamu bisa bermain dengan stress ball atau mengunyah permen karet.

5. Identifikasi pemicumu

Cari tahu apa yang menjadi penyebab dari kebiasaanmu, misalnya rasa bosan, stres, atau cemas. Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa mencari cara agar terhindar dan berhenti dari kebiasaan ini. Mengetahui kapan pribadimu cenderung menggigit kuku bisa membantu menyelesaikan mamelenceng.

6. Berhenti menggigit kuku secara bertahap

Beberapa dokter menyarankan untuk berhenti secara bertahap. Cobalah untuk berhenti menggigit kuku ibu jari terlebih dahulu. Kalau terkabul, gantilah ke kuku kelingking, kuku penunjuk, kemudian ke seluruh tangan. Tujuannya adalah supaya kamu nggak tertarik lagi untuk menggigit kuku.

Nah, cara-cara di atas bisa dilakukan untuk mengambil santak menghilangkan kebiasaan gigit kuku. Semoga bisa menang di kamu, ya!