Efek Samping Daun Salam Dibalik Manfaatnya Yang Luar Biasa

dibalik manfaat daun salam dibalik manfaat daun salam

Daun salam biasa digunakan orang-orang sebagai tambahan bumbu masak karena bisa mengeluarkan aroma yang menggugah selera saat dicampur dengan bumbu masakan lainnya. Tidak jarang banyak yang memanfaatkan daun salam ini sebagai obat herbal karena bermanfaat bagi kesehatan terutama pada bagian daun dan minyak yang dikandungnya. Berdasarkan penelitian, daun salam mengandung vitamin C, serat, niasin, dan tanin. Itulah kenapa manfaat daun salam begitu luar biasa karena bisa digunakan untuk penyedap masakan maupun sebagai obat tradisional.

 

Manfaat Daun Salam

Cara tepat untuk mendapatkan manfaat daun salam ini lebih baik dihancurkan daunnya dalam keadaan utuh lalu digunakan untuk membumbui masakan. Nah, berikut beberapa manfaat daun salam yang bisa anda simak.

  1. Menguatkan sistem imun tubuh

Manfaat daun salam yang pertama adalah bisa meningkatkan sistem imun karena dalam daun ini juga terkandung vitamin A, vitamin B6 serta vitamin C. Tak jarang tanaman ini sering dikonsumsi oleh lansia agar sistem imun mereka samakin kuat.

  1. Melancarkan sistem pencernaan dan menjaga kesehatan ginjal

Daun salam yang diolah menjadi teh herbal juga bermanfaat untuk meredakan sakit perut. Tentunya, ini juga akan berdampak bagus untuk sistem pencernaan. Selain bisa menjaga kesehatan lambung juga bisa memperlancar saat buang air kecil. Jika buang air kecil anda lancar, ini tandanya tubuh anda tengah membuang racun sehingga bisa berdampak baik untuk ginjal. Senyawa organik yang juga terkandung dalam daun salam juga mencegah anda menderita iritasi pada usus besarndan membantu tubuh supaya mudah mencerna  makanan.

  1. Menekan gula darah dan kolesterol tinggi

Menyeduh air rebusan daun salam rupanya bisa menurunkan kadar kolesterol dan juga gula darah. Polifenol dalam daun salam sangat efektif sebagai antioksidan. Para ahli menyebut, jika mengonsumsi satu hingga dua gram daun salam rutin dalam sehari selama satu bulan bisa menurunkan resiko seseorang terkena penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Namun khasiat ini masih memerlukan penelitian lebih dalam. Jadi jika anda ingin menggunakan daun salam sebagai obat herbal, jangan segan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

  1. Mencegah depresi dan stres

Kandungan linalool dalam daun salam dipercaya bisa menurunkan tingkat stres dan kecemasan. Daun salam memang memiliki khasiat yang berupa penenang alami yang bisa membuat tubuh anda menjadi lebih tenang dan terhindar dari kondisi depresi.

 

Efek Samping Daun Salam

Dari banyaknya manfaat yang bisa didapatkan daun salam, anda juga harus mengetahui efek samping yang juga mengiringinya. Penggunaan dalam pemanfaatan daun ini juga harus harus hati-hati, karena ada beberapa peneliti yang menyebut jika daun salam juga bisa menimbulkan efek samping tertentu yang berpengaruh pada kesehatan. Lebih baik jangan mengonsumsi daun salam dalam keadaan utuh karena bisa sangat sulit dicerna tubuh. Bahkan meskipun anda sudah mengunyah dengan lembut tetap bisa menimbulkan gangguan kesehatan seperti gangguan pencernaan dan juga tenggorokan.

Berikut adalah beberapa kondisi yang tidak dianjurkan mengonsumi daun salam agar tidak membuat kondisi tubuh semakin memburuk.

  1. Penderita diabetes

Meskipun daun salam bisa menurunkan kadar gula darah bagi penderita diabetes tipe 2, namun jika penederita juga tengah mengonsumsi obat diabetes maka bisa menimbulkan masalah yang lebih serius yaitu hipoglikemia.

  1. Ibu hamil dan menyusui

Bagi wanita hamil dan menyusui disarankan untuk hati-hati dalam memanfaatkan daun salam untuk dikonsumsi. Meski belum ada informasi yang akurat akan hal ini, namun lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jika akan mengonsumsi daun salam dengan kondisi tubuh anda.

  1. Pasien yang akan mejalani operasi pembedahan

Jika anda memiliki jadwal untuk melakukan operasi pembedahan dalam waktu dekat, maka jangan dulu mengonsumsi daun salam dalam dua minggu sebelum menjalani pembedahan. Hal ini karena daun salam diduga akan memeperlambat sistem kerja otak dan juga saraf. Jika sampai terjadi, maka bukan tidak mungkin akan mengganggu efek dari obat anestesi saat pembedahan berlangsung dan juga setelahnya.