Saat Hubungan Harus Memilih Antara Aku Atau Gadget

ketika hubungan harus memilih ketika hubungan harus memilih

Hubungan Zaman Modern

Saat ini banyak orang menjalin hubungan dengan pasangannya berkat kemajuan dari teknologi terutama dengan bantuan smartphone. Kehadirannya memang menjadi suatu inovasi yang cukup membawa perubahan bagi kaum jones. Tapi pernahkan terpikirkan bila dulu cinta segitiga terjadi karena aku, kamu, dan dia? Bagaimana dengan zaman sekarang? cinta segitiga saat ini terjadi karena aku, kamu dan gadget.

Lebih Dari Sekedar Komunikasi

Perkembangan gadget yang telah melampaui fungsi dasarnya sebagai media komunikasi dengan puluhan fitur di dalamnya termasuk aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp, Telegram atau FB Messenger kini telah semakin berkembang.

Gadget smartphone kini juga sebagai media hiburan karena sudah pasti dilengkapi dengan beberapa kemampuan multimedia seperti pemutar lagu dan juga film. Termasuk aplikasi pendukungnya yang mampu menyajikan film-film atau sekedar hiburan berupa video-video singkat seperti TikTok, Youtube, SnapChat, SnackVideo, Likee dan masih banyak lagi.

Ada kesan keseruan tersendiri yang didapat seseorang saat jenuh di rumah atau sedang bersama pasangannya. Yaitu memutar video singkat yang bertemakan komedi atau mengandung unsur-unsur kelucuan. Tapi jangan salah, kadang-kadang juga video yang disaksikan bisa juga yang menampilkan keanggunan dan kaum hawa yang sengaja dipertontonkan agar menarik penonton pria. Kalau sudah seperti ini tentu saja pasangan akan merasakan tersingkirkan secara perlahan dan menganggap dirinya tidak sepenting dengan isi konten video itu.

“Mendua” Bukan Monopoli Pria

Bila sebagian kaum hawa menganggap perilaku tersebut menjadi monopoli atau hanya dilakukan oleh kaum pria, tentunya ini perlu dikoreksi juga. Coba perhatikan ketika kalian sedang berdua siapa yang lebih asik dengan update status atau memegang smartphone?

Kaum hawa juga tidak terlepas dengan tingkah “Cuci Mata” melalui gadget yang fenomenal dan menjadi virus perusak sebuah hubungan seperti layaknya ada wanita idaman lain atau pria idaman lain pada tahun-tahun sebelumnya.

Ciri Kehadiran Si “Dia” Dalam Hubungan

“Dia” atau si gadget yang mulai hadir dan mulai mengambil waktu-waktu saat kalian bersama bisa dilihat ketika salah satu atau bahkan kalian berdua mulai melakukan beberapa hal-hal seperti berikut ini:

  • Ketika sedang bersama selalu memegang smartphone.
  • Mengisi obrolan dengan didominasi obrolan kisah-kisah cerita yang muncul di Timeline Facebook atau InstaStory.
  • Mengupdate status sedang bersama pasangan lebih cepat daripada memperhatikan kebutuhan dari pasangannya.
  • Memulai momen ngobrol berdua sambil tangan dan mata sibuk dengan gadget masing-masing.
  • Hati-hati bila mendengar “Aduh, Lupa bawa charger”

Tentu saja kehadiran gadget si “orang” ketiga dalam sebuah hubungan hanya akan dapat dirasakan oleh pasangan kita dan bukan oleh mereka yang sedang keasyikan bersama gadgetnya.

Hubungan segitiga ini akan semakin kompleks bila ternyata keduanya sama-sama memiliki hobi yang sama yaitu “mencintai” gadget dan mencurahkan waktu yang cukup banyak bersama gadget.

Kehadiran Gadget di tengah-tengah sebuah hubungan romantis, akan dapat menimbulkan persoalan yang cukup besar di kemudian hari bila tidak segera “disingkirkan”

Singkirkan ‘Dia’ Demi Hubungan Dunia Nyata

Bila salah satu dari kalian mulai merasakan sedikit tersisih atau merasa waktu dari pasangan sedikit berkurang karena aktivitasnya bersama selingkuhannya (si Gadget), maka sudah waktunya kamu mengambil tindakan sebelum pasanganmu berhasil direbut.

Untuk dapat menyingkirkan gadget yang muncul ditengah-tengah hubungan kalian berdua tidaklah mudah, kehadirannya seperti layaknya kanker yang apabila terlambat untuk diambil tindakan akan semakin sulit disingkirkan dan berbahaya. Berikut ini beberapa pencegahan yang bisa kamu lakukan adalah:

  • Melatih diri untuk tidak membawa gadget ke tengah obrolan atau golden time kalian berdua.
  • Dengan melakukan hal pertama, kamu bisa memberikan contoh kepada pasangan bahwa perhatianmu tertuju pada pasangan.
  • Sampaikan kekhawatiran kehadiran si Gadget di tengah-tengah hubungan kalian, dan berusaha untuk berbicara dari hati ke hati dengan penuh kejujuran.
  • Cari waktu dan tempat dimana kalian akan menghabiskan waktu seperti saat-saat gadget belum memiliki kemampuan seperti sekarang.

Orang yang telah memprioritaskan hidup dan kesibukannya bersama gadget dapat mengalami gangguan kejiwaan ringan dan ini akan membuat penderitanya secara perlahan mulai tertutup jiwa sosial dan kemampuannya untuk bersosialisasi sebagaimana manusia pada umumnya.